Skip to main content

Berita Bola Indonesia: Lagi, Supporter Ada yang Meninggal

Di Liga tertinggi Indonesia untuk sekian kalinya kericuhan yang terjadi antar kedua kubu supporter pada sebuah pertandingan kembali memakan korban. Kericuhan tersebut yang terjadi di pertandingan antara PSMS Medan dan Persita Tangerang berujung hilangnya nyawa dari salah satu pendukung. PT Liga Indonesia Baru alias LIB sebagai penyelenggara dari jalannya Liga Indonesia di musim ini memang mengaku sudah sadar betul akan potensi rusuh yang akan terjadi di beberapa laga krusial sejak awal menit pertama. Pertandingan antara PSMS Medan dan Persita Tangerang yang berlangsung beberapa hari lalu tepatnya pada hari Rabu (10/10/2017) kemarin berakhir dengan aksi kericuhan di pertandingan tersebut. Pertandingant tersebut sendiri merupakan babak 16 besar Liga 2 yang berlangsung di stadion Mini Persikabo Bogor seperti yang diberitakan berita bola Indonesia.

Berita Bola Indonesia : PSMS vs Persita Rusuh, Satu Nyawa Menghilang

Berita bola Indonesia menyoroti aksi kericuhan yang lagi-lagi terjadi karena terlalu fanatiknya suatu kelmpok supporter yang tidak terima dengan kekalahan tim kesayagannya. Pada pertandingan yang berakhir untuk kemenangan PSMS Medan dengan skor 1-0 tersebut, di akhir pertandingan para pendukung dari Persita Tangerang mulai turun ke lapangan yang merupakan bentuk kekecewaan mereka karena tim kesayagannya menelan kekalahan. Kemudian entah apa yang dipikirkan oleh para pendukung Persita Tangerang yang datang ke stadion tersebut, para pendukung Persita Tangerang kemudian mendatangi supporter dari PSMS Medan yang sebagian besar berisi anggota militer. Aksi ricuh yakni dengan saling melempar botol dan melempat batu kemudian tidak bisa dielakan lagi.

Para pendukung PSMS Medan yang pada akhirnya sudah tidak menerima aksi dari para pendukung Persita Tangerang tersebut akhirnya turutn ke lapangan dan mulai mengejar satu persatu para pendukung Persita Tangerang. Pada akhirnya para pendukung dari Persita Tangerang kelabakan dikejar oleh para pendukung PSMS Medan. Beberapa video yang beredar di media sosial sendiri menyiarkan bahwa saat itu terlihat para oknum dari pendukung PSMS Medan yang mayoritas berambut cepak memukuli para pendukung Persita Tangerang dengan membabi buta. Setelah kejadian tersebuat kabarnya ada satu korban yang tidak bisa diselamatkan nyawanya. Selain itu sedikitnya terdapat 18 orang dari kelompok pendukung Persita Tangerang menderita luka parah yang harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Cibinong.

Berita Bola Indonesia sendiri kemudian mengabarkan bahwa ketua umumt PSSI yakni Edy Rahmayadi telah menyesalan aksi kericuhan yang terjadi pada laga tersebut. Aksi kerusuhan yang berujung hilangnya satu nyawa tersebut menurut Edy Rahmayadi seharusnya tidak pernah terjadi. Ketua Umum PSSI tersebut juga menyesalkan sepakbola Indonesia yang dipenuhi kericuhan dan bukan menjadi ajang hiburan untuk para pendukung dari kedua tim.